“Ibu, jangan pergi ke mana pun”

[Spoiler alert: Twenty-Five Twenty-One]

Memahami orang tua mungkin merupakan pekerjaan paling membingungkan bagi seorang anak. Kau berusaha mengerti, tapi kau jauh lebih ingin dimengerti. Kau sadar mereka telah banyak menderita, tapi bukankah hatimu diam-diam juga menyimpan banyak luka kecil?

Baca selebihnya »

Nyala

nyala terang, terus benderang
yang telah lalu, sirna sudah
nyala terang, terus menerjang
dan cahaya, semakin terang

Lamunan panjang tiba-tiba membawamu menuju peristiwa tujuh atau delapan tahun lalu, ketika kau masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Kau, secara acak, memang sering melempar pikiranmu ke satu titik tertentu di belakang, sampai-sampai tertambat pada celah yang mungkin orang lain hanya melintas di atasnya bak retakan trotoar.

Baca selebihnya »

Ketika Benderang Melangkah Pulang

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Sepenggalan sajak seorang legenda itu selalu menyisakan tanya di kepalaku. Seberapa sederhana kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu itu? Entahlah. Barangkali kata ‘sederhana’ sama fungsinya seperti kertas kado. Entah untuk memperindah, memperjelas, atau menyembunyikan—kita tak pernah mengerti hadiah apa yang benar-benar ada di dalamnya.

Yang jelas, kata-kata yang mungkin sederhana itu, adalah kutipan favorit seseorang yang sederhana pula.

Baca selebihnya »

Bahagia yang Terlupa

“Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yang hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa.”

-Seno Gumira Ajidarma-

Chairil bersandar pada pilar masjid seusai melaksanakan salat. Letih badannya bekerja seharian. Duduk di depan komputer sepanjang hari pun juga menghabiskan banyak tenaga, terutama pikiran. Begitulah ia melewati hari-harinya, hampir tujuh hari dalam seminggu, belum lagi ditambah pekerjaan tambahan yang harus dilakukan di luar kantor.

Baca selebihnya »