Melankolia

dalam gemetar aku gentar.
dalam gentar aku pamrih:
mengharap tuai dari benih
yang kusemai seorang diri.

dalam pejam aku bermimpi
tentang riang hari-hari;
semilir angin yang menjamah
mekar bunga di ceruk hati
—sampai aku terjaga dan
kembali menatap hampa.

dalam temu aku mengadu,
senyap. akan indah bilamana
gamang ini enyah berganti
apa saja yang dapat kita
genggam bersama: tangan,
angan, dan kebahagiaan;
menghadapi saban aral yang
terdengar menakutkan.

(dalam lamun aku masih
gemetar, dengan sadar.)

Januari 2022

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s